Kepala Peneliti Oseanografi pada Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) , Sri Juana, menyatakan ikan nila yang selama ini hidup di air tawar ternyata juga bisa berkembangbiak di air laut. "Ikan nila cocok hidup di air laut untuk menggantikan spesies ikan kakap sudah berkurang akibat penangkapan para nelayan," katanya di Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung (Babel), Minggu (25/7). Ia mengatakan, ikan nila yang selama ini hidupnya di air tawar bisa dibudidaya di laut yang memiliki kadar garam 29 sampai dengan 32 promil. "Sebelum ikan nila dipindahkan ke laut untuk dilakukan budidaya, maka pada tahap awal mesti melalui proses adaptasi terhadap ikan nila tersebut di dalam air yang memiliki kandung air garam lebih kurang 30 promil," katanya. Sri Juana mengatakan, selain untuk menggantikan ikan kakap yang sudah berkurang akibat penangkapan para nelayan, ikan nila yang sudah beradaptasi dengan air laut mempunyai keunggulan yaitu rasa dagingn...
Komentar
Posting Komentar
Salam; Perfecto Presento by Aquaculturo